SMA An-Nur didirikan oleh Romo KH. Badruddin Anwar, putra pertama dari pendiri Pondok Pesantren An-Nur, Almaghfurlah KH. Anwar Nur pada tahun 15 Juli 1989. Berdirinya SMA An-Nur Bululawang gmerupakan program pengembangan lebih lanjut dari YP3 AN-NUR dibidang pendidikan formal yang sudah ada, yaitu MTs dan MA An-Nur yang keduanya berada di bawah naungan Kementrian Agama. Sedangkan SMP dan SMA An-Nur berada di bawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional. Sehingga dengan demikian YP3 An-Nur berupaya untuk semakin diterima oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Sejak berdirinya pada 15 Juli 1989 SMA An-Nur terus berupaya melakukan perbaikan dan pembenahan baik di bidang mutu dan fasilitas pendidikan. Sampai sekarang SMA An-Nur memiliki 3 zona dengan gedung berlantai dua dan tiga dengan fasilitas semua kelas ber-LCD projektor dan CCTV. Perkembangan jumlah siswa-siswi SMA An-Nur Bululawang dari tahun ke tahun semakin meningkat, saat ini jumlah murid tahun pelajaran: 2024/2025 sebanyak 2763 siswa dengan jumlah rombel 91 kelas sesuai dengan pilihan mata pelajaran dan kelas yaitu kelas idaman dan kelas reguler.
Kelas Idaman SMA An-Nur Bululawang merupakan salah satu program unggulan yang memberikan kesempatan pada siswa untuk lebih mudah dan aktif dalam proses belajar mengajar, terutama dalam berbahasa Arab dan Inggris. Kelas Idaman SMA An-Nur Bululawang juga berperan sebagai Wahana bagi siswa untuk pengembangan bakat dan minat secara intens yang meliputi kegiatan dalam kelas (intrakurikuler), luar kelas (ekstrakurikuler) dan studi lapang. Program ini didesaign agar siswa dapat menyampaikan pembelajaran secara aktif dengan menggunakan model pembelajaran antara lain, Project based Learning, Inquiry Learning, Discivery, Problem Based Learning.
